Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Seukeut Girang: Meneguhkan Akhlak, Mempererat Silaturahmi
MAJINGKLAK — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Seukeut Girang, Desa Majingklak, Rabu, 2 September 2026, berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan.
Mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat yang Berakhlakul Karimah”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Wanareja dan Kepala Desa Majingklak, serta jajaran Perangkat Desa Majingklak dan Lembaga Desa Majingklak.
Turut hadir BKM/DKM Masjid, Ketua Ranting NU beserta pengurus, serta Ketua Muslimat dan Fatayat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, organisasi keagamaan, dan masyarakat.
Tausiyah Kyai Raden Tunjung
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Kyai Raden Tunjung dari Doplang, Adipala, Cilacap.
Dalam tausiyahnya, disampaikan pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, kesantunan, kepedulian, persaudaraan, serta sikap saling menghormati menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang berakhlakul karimah.
Pesan tersebut sejalan dengan tema kegiatan, bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki kualitas kehidupan bermasyarakat.
Memperkuat Silaturahmi dan Kebersamaan
Selain meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, peringatan Maulid Nabi ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi.
Masyarakat bersama pemerintah desa, tokoh agama, serta organisasi keagamaan dapat berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Majingklak khusunya Dusun Seukeut Girang diharapkan semakin memahami pentingnya menerapkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan sosial.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026 pun menjadi pengingat bahwa meneladani Rasulullah bukan hanya dengan mengenang kelahirannya, tetapi juga dengan menghadirkan akhlaknya dalam setiap tindakan.