Majingklak [23/05/2025] Warga masyarakat Desa Majingklak khususnya Warga Dusun Seukeut Hilir dan Seukeut Girang mengadakan acara adat Nadran sebagai salah satu bentuk syukur setelah panen raya padi (anteb). Acara ini digelar di pasarean, yang berlokasi di area pesawahan dusun Seukeut Hilir.
Acara Nadran sendiri rutin di adakan setiap tahun oleh masyarakat dua dusun dan dijadikan sebagai sarana guna melestarikan budaya gotong royong sekaligus upaya untuk menjaga keharmonisan masyarakat melalui kegiatan kembul bujono (makan bersama).
Selain seluruh lapisan masyarakat, kepala Dusun, kuncen/kunci, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ketua RT/RW turut hadir juga Kepala Desa Majingklak.
Dalam sambutannya, kepala desa menegaskan betapa pentingnya melestarikan adat dan budaya warisan leluhur selama hal tersebut tidak keluar dari akidah Islam.
Beliau juga menyampaikan bahwa menjaga esensi dari adat warisan leluhur adalah sama dengan menjaga identitas bangsa sehingga akan semakin mempererat persatuan dan kesatuan.
Salah satu bentuk rasa syukur masyarakat menurut Kepala Desa bukan hanya melaksanakan acara Nadran tetapi juga harus bisa menjaga dan tidak merusak alam dengan segala sumberdaya yang ada sehingga kelak anak cucu juga bisa menikmati kekayaan alam yang ada di Desa Majingklak.